JAKARTA- Gempa bumi kembali menggoyang wilayah Sumatera Utara. Kali ini gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter terjadi di 79 kilometer timur laut Tanahmasa.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada Senin (1/8/2011) pukul 06.56 WIB dengan kedalaman 35 kilometer.
Titik pusat gempa berada di 0,03 derajat Lintang Utara dan 99,11 derajat Bujur Timur. Koordinat tersebut berada di 79 kilometer timur laut Tanahmasa, 94 kilometer timur laut Tanahbala, 104 kilometer barat daya Panyabungan, atau 1.100 kilometer barat laut Jakarta.
BMKG memastikan gempa tidak menimbulkan tsunami.
(ton)
Minggu, 31 Juli 2011
Suap Menyuap Vs Prinsip Ekonomi Syariah
Oleh: Any Setianingrum MESy
Kemarahan masyarakat luas sepertinya dianggap angin lalu oleh para pelaku suap menyuap, terbukti dari sebelum era reformasi hingga hari ini, aneka kasus korupsi terus menerus menghujani Indonesia. Maraknya berbagai ulasan sengit kasus suap menyuap di berbagai kalangan masyarakat dan media sepertinya juga masih lebih lambat dengan kecepatan munculnya nama-nama baru pelaku suap menyuap. Hingga kasus sebelumnya banyak yang menguap begitu saja karena perhatian publik secara reflek beralih kepada kasus baru. Rasa malu, rasa berdosa, penyesalan dan permohonan maaf nyaris tidak pernah terbaca dengan jelas pada pelaku yang sudah dinyatakan bersalah oleh hukum sah negara. Padahal implikasi praktek suap menyuap khususnya terhadap perekonomian dan efek dominonya sangat merugikan masyarakat.
Dalam Islam kegiatan suap menyuap sangat tercela dan dilarang keras. Islam menyebut suap menyuap dengan Ar-Risywah, yang artinya secara singkat adalah pemberian apa saja kepada pihak lain untuk mendapat keputusan dengan cara batil. “Rasulullah SAW melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya,” (HR. Ahmad). Ditinjau dari prinsip ekonomi syariah, ar-risywah adalah salah satu kegiatan yang memperburuk perekonomian dan moral suatu bangsa.
Salah satu buruknya perekonomian ditandai dengan laju inflasi yang tinggi. Dan salah satu penyebab inflasi adalah human error atau kesalahan manusia, yang salah satunya diakibatkan oleh tindakan korupsi dan administrasi yang buruk, dimana suap menyuap termasuk di dalamnya. Tindakan suap menyuap akan menyebabkan ekonomi biaya tinggi pada dunia usaha. Dunia usaha terpaksa menaikkan harga jual pada tingkat profit normal, disebabkan biaya produksi membengkak karena adanya uang siluman untuk menyuap. Harga akan mengalami distorsi karena adanya komponen biaya yang seharusnya tidak muncul, sehingga harga jual kepada konsumen pun tidak mencerminkan nilai sumber daya yang sebenarnya dari proses produksi. Adanya biaya suap menyebabkan alokasi sumber daya berjalan dengan tidak efisien, dan merusak tingkat produktivitas. Hingga pada akhirnya merusak perekonomian secara umum dan sangat merugikan masyarakat luas.
Dalam kajian ekonomi syariah, tidak hanya menyoroti kerugian secara material/fisik, namun yang lebih penting adalah terjadinya kerugian multi dimensi, meliputi jasmani rohani, lahir batin, dunia akherat. Sebab yang menjadi tujuan utama dalam kegiatan ekonomi islam adalah keuntungan dan keberkahan yang dikenal sebagai maslahah, yang sejatinya itulah yang dituntut dan diminta oleh jiwa raga kita. Tindakan suap menyuap walaupun menguntungkan individu pelaku suap menyuap dengan bertambahnya harta secara nominal, namun sangat merugikan agama, jiwa, akal dan keluarga/kehormatannya. Walaupun wujud kerugian tersebut tidak selalu kasat mata/tidak nampak secara fisik, tapi proses terbentuknya kerugian tersebut akan terus bekerja secara kumulatif disadari ataupun tidak oleh para pelaku. Hasil akumulasi kerugian tersebut pasti akan mereka dapatkan di dunia maupun di akherat, sebagaimana hukum aksi dan reaksi dalam ilmu fisika.
Maraknya kasus suap menyuap di negeri ini juga tidak akan lolos dari dampak buruk terhadap perekonomian secara umum. Sebab dalam perspektif ekonomi syariah kegiatan ekonomi seperti mata rantai yang saling terkait satu dengan lainnya, apalagi di era globalisasi saat ini. Sehingga perspektif yang harus dipakai tidak hanya secara individual namun juga secara kolektif. Jika dalam kegiatan ekonomi terdapat pihak yang mengabaikan nilai moral dan etika maka secara otomatis akan menebarkan efek domino yang beruntun, seperti ketidakadilan, kesenjangan pendapatan, kerusakan sumber daya dan lingkungan dan rusaknya perekonomian secara umum, hingga sangat berpotensi mengakibatkan berbagai kejahatan baik di dunia usaha maupun masyarakat yang akan berujung pada kemerosotan peradaban manusia.
Akumulasi dari ekonomi biaya tinggi pada dunia usaha, memburuknya perekonomian dan merebaknya kejahatan di dunia bisnis dan di berbagai strata sosial masyarakat akan dirasakan oleh seluruh warga negara, baik yang terlibat praktek suap menyuap maupun tidak. Kredibilitas bangsa pun menjadi terpuruk di mata dunia internasional, hal itu bisa diketahui dari peringkat penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan tingkat korupsi yang banyak dibuat oleh berbagai institusi Internasional.
Indonesia sendiri menempati peringkat terbawah di Asia Pacific dalam penerapan praktik GCG, berdasarkan data yang dilaporkan CLSA (Credit Lyonnais Securities) pada tahun 2003. Hasil senada juga dilaporkan berdasarkan penelitian Mckinsey & Company mengenai peringkat pelaksanaan GCG yang melibatkan para investor di Asia, Eropa, dan Amerika terhadap lima Negara di Asia menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat terendah dalam pelaksanaan GCG (McKinsey Investor Opinion Survey,1999-2000). Data lainnya yang masih seirama, bersumber dari Transparency International Ranking tahun 2010, Indonesia berada pada peringkat 110 indeks persepsi korupsi, dari 200 negara di seluruh dunia. Dan ternyata di Asia Pasifik sendiri, Indonesia adalah negara paling korup dari 16 negara yang menjadi tujuan investasi para pelaku bisnis. Hasil senada juga dikeluarkan oleh Survey Political and Economic Risk Consultancy yang menyatakan Indonesia merupakan negara yang paling tinggi tingkat KKN-nya di Asia. Dengan kata lain selama ini para pelaku korupsi dan suap menyuap memberi andil besar pada rusaknya martabat bangsa di mata dunia internasional.
Sebagaimana dampak buruknya yang bersifat sistemik, maka penanganan kasus suap menyuap harus ditangani secara sistemik pula, dengan perbaikan paradigma. Paradigma masyarakat, dalam menilai kesuksesan dan menghargai orang yang berdasarkan keberadaan harta dan jabatan harus diluruskan, karena sejatinya orang yang paling mulia di mata Allah SWT adalah orang yang paling bertakwa. Masyarakat harus lebih menghargai kejujuran daripada kemewahan materi, ketinggian ilmu daripada tingginya jabatan, ketrampilan/profesionalitas daripada kedekatan dengan penguasa dan keindahan akhlak dari pada keindahan fisik. Jika masyarakat luas memposisikan kejujuran, akhlak, ilmu, ketrampilan dan profesionalitas menjadi indikator kesuksesan dan penghargaan, maka secara otomatis orang tidak akan tertarik dengan praktek suap menyuap sekaligus juga akan merasa malu, berdosa dan jatuh kehormatannya jika melakukannya.
Penulis adalah akademisi dan emerhati Ekonomi Syariah
Redaktur: Siwi Tri Puji B
STMIK AMIKOM
Share
1715 reads
wien, Selasa, 12 Juli 2011, 15:38
Kemarahan masyarakat luas sepertinya dianggap angin lalu oleh para pelaku suap menyuap, terbukti dari sebelum era reformasi hingga hari ini, aneka kasus korupsi terus menerus menghujani Indonesia. Maraknya berbagai ulasan sengit kasus suap menyuap di berbagai kalangan masyarakat dan media sepertinya juga masih lebih lambat dengan kecepatan munculnya nama-nama baru pelaku suap menyuap. Hingga kasus sebelumnya banyak yang menguap begitu saja karena perhatian publik secara reflek beralih kepada kasus baru. Rasa malu, rasa berdosa, penyesalan dan permohonan maaf nyaris tidak pernah terbaca dengan jelas pada pelaku yang sudah dinyatakan bersalah oleh hukum sah negara. Padahal implikasi praktek suap menyuap khususnya terhadap perekonomian dan efek dominonya sangat merugikan masyarakat.
Dalam Islam kegiatan suap menyuap sangat tercela dan dilarang keras. Islam menyebut suap menyuap dengan Ar-Risywah, yang artinya secara singkat adalah pemberian apa saja kepada pihak lain untuk mendapat keputusan dengan cara batil. “Rasulullah SAW melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya,” (HR. Ahmad). Ditinjau dari prinsip ekonomi syariah, ar-risywah adalah salah satu kegiatan yang memperburuk perekonomian dan moral suatu bangsa.
Salah satu buruknya perekonomian ditandai dengan laju inflasi yang tinggi. Dan salah satu penyebab inflasi adalah human error atau kesalahan manusia, yang salah satunya diakibatkan oleh tindakan korupsi dan administrasi yang buruk, dimana suap menyuap termasuk di dalamnya. Tindakan suap menyuap akan menyebabkan ekonomi biaya tinggi pada dunia usaha. Dunia usaha terpaksa menaikkan harga jual pada tingkat profit normal, disebabkan biaya produksi membengkak karena adanya uang siluman untuk menyuap. Harga akan mengalami distorsi karena adanya komponen biaya yang seharusnya tidak muncul, sehingga harga jual kepada konsumen pun tidak mencerminkan nilai sumber daya yang sebenarnya dari proses produksi. Adanya biaya suap menyebabkan alokasi sumber daya berjalan dengan tidak efisien, dan merusak tingkat produktivitas. Hingga pada akhirnya merusak perekonomian secara umum dan sangat merugikan masyarakat luas.
Dalam kajian ekonomi syariah, tidak hanya menyoroti kerugian secara material/fisik, namun yang lebih penting adalah terjadinya kerugian multi dimensi, meliputi jasmani rohani, lahir batin, dunia akherat. Sebab yang menjadi tujuan utama dalam kegiatan ekonomi islam adalah keuntungan dan keberkahan yang dikenal sebagai maslahah, yang sejatinya itulah yang dituntut dan diminta oleh jiwa raga kita. Tindakan suap menyuap walaupun menguntungkan individu pelaku suap menyuap dengan bertambahnya harta secara nominal, namun sangat merugikan agama, jiwa, akal dan keluarga/kehormatannya. Walaupun wujud kerugian tersebut tidak selalu kasat mata/tidak nampak secara fisik, tapi proses terbentuknya kerugian tersebut akan terus bekerja secara kumulatif disadari ataupun tidak oleh para pelaku. Hasil akumulasi kerugian tersebut pasti akan mereka dapatkan di dunia maupun di akherat, sebagaimana hukum aksi dan reaksi dalam ilmu fisika.
Maraknya kasus suap menyuap di negeri ini juga tidak akan lolos dari dampak buruk terhadap perekonomian secara umum. Sebab dalam perspektif ekonomi syariah kegiatan ekonomi seperti mata rantai yang saling terkait satu dengan lainnya, apalagi di era globalisasi saat ini. Sehingga perspektif yang harus dipakai tidak hanya secara individual namun juga secara kolektif. Jika dalam kegiatan ekonomi terdapat pihak yang mengabaikan nilai moral dan etika maka secara otomatis akan menebarkan efek domino yang beruntun, seperti ketidakadilan, kesenjangan pendapatan, kerusakan sumber daya dan lingkungan dan rusaknya perekonomian secara umum, hingga sangat berpotensi mengakibatkan berbagai kejahatan baik di dunia usaha maupun masyarakat yang akan berujung pada kemerosotan peradaban manusia.
Akumulasi dari ekonomi biaya tinggi pada dunia usaha, memburuknya perekonomian dan merebaknya kejahatan di dunia bisnis dan di berbagai strata sosial masyarakat akan dirasakan oleh seluruh warga negara, baik yang terlibat praktek suap menyuap maupun tidak. Kredibilitas bangsa pun menjadi terpuruk di mata dunia internasional, hal itu bisa diketahui dari peringkat penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan tingkat korupsi yang banyak dibuat oleh berbagai institusi Internasional.
Indonesia sendiri menempati peringkat terbawah di Asia Pacific dalam penerapan praktik GCG, berdasarkan data yang dilaporkan CLSA (Credit Lyonnais Securities) pada tahun 2003. Hasil senada juga dilaporkan berdasarkan penelitian Mckinsey & Company mengenai peringkat pelaksanaan GCG yang melibatkan para investor di Asia, Eropa, dan Amerika terhadap lima Negara di Asia menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat terendah dalam pelaksanaan GCG (McKinsey Investor Opinion Survey,1999-2000). Data lainnya yang masih seirama, bersumber dari Transparency International Ranking tahun 2010, Indonesia berada pada peringkat 110 indeks persepsi korupsi, dari 200 negara di seluruh dunia. Dan ternyata di Asia Pasifik sendiri, Indonesia adalah negara paling korup dari 16 negara yang menjadi tujuan investasi para pelaku bisnis. Hasil senada juga dikeluarkan oleh Survey Political and Economic Risk Consultancy yang menyatakan Indonesia merupakan negara yang paling tinggi tingkat KKN-nya di Asia. Dengan kata lain selama ini para pelaku korupsi dan suap menyuap memberi andil besar pada rusaknya martabat bangsa di mata dunia internasional.
Sebagaimana dampak buruknya yang bersifat sistemik, maka penanganan kasus suap menyuap harus ditangani secara sistemik pula, dengan perbaikan paradigma. Paradigma masyarakat, dalam menilai kesuksesan dan menghargai orang yang berdasarkan keberadaan harta dan jabatan harus diluruskan, karena sejatinya orang yang paling mulia di mata Allah SWT adalah orang yang paling bertakwa. Masyarakat harus lebih menghargai kejujuran daripada kemewahan materi, ketinggian ilmu daripada tingginya jabatan, ketrampilan/profesionalitas daripada kedekatan dengan penguasa dan keindahan akhlak dari pada keindahan fisik. Jika masyarakat luas memposisikan kejujuran, akhlak, ilmu, ketrampilan dan profesionalitas menjadi indikator kesuksesan dan penghargaan, maka secara otomatis orang tidak akan tertarik dengan praktek suap menyuap sekaligus juga akan merasa malu, berdosa dan jatuh kehormatannya jika melakukannya.
Penulis adalah akademisi dan emerhati Ekonomi Syariah
Redaktur: Siwi Tri Puji B
STMIK AMIKOM
Share
1715 reads
wien, Selasa, 12 Juli 2011, 15:38
Begini Cara Berinvestasi Emas dengan Gaji Pas-pasan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Investasi perlu dilakukan kendati bergaji pas-pasan. Tidak perlu bingung investasi dalam bentuk apa, sebab ada investasi yang mudah dan menguntungkan yaitu emas.
Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Pengembangan Produk BRI Syariah, Mariana Yunus kepada Republika Online, saat ditemui dalam acara Republika Ramadhan Fair 1432 H/2011 di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Jum'at (27/7)."Sebagian masyarakat dengan gaji pas-pasan saat berbicara soal emas begitu sensitif. Padahal mereka bisa kok investasi emas," katanya.
Mariana menjelaskan saat ini sudah ada layanan yang memungkinkan masyarakat untuk mencicil emas. Syaratnya pun cukup mudah. Selain itu tingkat keasliannya begitu terjamin. "Orang bergaji dua juta misalnya, dapat memanfaatkan layanan emas 10 gr dengan cicilan minimal Rp 150.000 untuk beberapa tahun. Terjangkau dan aman," katanya.
Mariana mengungkap investasi emas merupakan solusi efektif bagi mereka bergaji pas-pasan ketimbang berinvestasi dalam bentuk tabungan. Sebab, tabungan, utamanya investasi dalam bentuk uang tergolong beresiko. "Nilai uang setiap tahun tergerus inflasi. Sementara emas, tidak akan berpengaruh," katanya.
Sebagai gambaran saja, harga emas per gram pada tahun 2002 mencapai Rp 85.000. 10 tahun kemudian, harga emas per gram mencapai Rp 418.819. Sementara nilai tukar rupiah, meski menguat namun tidak terlalu signifikan. "Setiap lima tahun, minimal harga emas per gram, naik 2 kali lho. Ini perlu diperhatikan," tambah Mariana.
Namun, kata dia, ketika masyarakat hendak berinvestasi di emas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti perang atau situasi politik dunia.
Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Agung Sasongko
STMIK AMIKOM
Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Pengembangan Produk BRI Syariah, Mariana Yunus kepada Republika Online, saat ditemui dalam acara Republika Ramadhan Fair 1432 H/2011 di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Jum'at (27/7)."Sebagian masyarakat dengan gaji pas-pasan saat berbicara soal emas begitu sensitif. Padahal mereka bisa kok investasi emas," katanya.
Mariana menjelaskan saat ini sudah ada layanan yang memungkinkan masyarakat untuk mencicil emas. Syaratnya pun cukup mudah. Selain itu tingkat keasliannya begitu terjamin. "Orang bergaji dua juta misalnya, dapat memanfaatkan layanan emas 10 gr dengan cicilan minimal Rp 150.000 untuk beberapa tahun. Terjangkau dan aman," katanya.
Mariana mengungkap investasi emas merupakan solusi efektif bagi mereka bergaji pas-pasan ketimbang berinvestasi dalam bentuk tabungan. Sebab, tabungan, utamanya investasi dalam bentuk uang tergolong beresiko. "Nilai uang setiap tahun tergerus inflasi. Sementara emas, tidak akan berpengaruh," katanya.
Sebagai gambaran saja, harga emas per gram pada tahun 2002 mencapai Rp 85.000. 10 tahun kemudian, harga emas per gram mencapai Rp 418.819. Sementara nilai tukar rupiah, meski menguat namun tidak terlalu signifikan. "Setiap lima tahun, minimal harga emas per gram, naik 2 kali lho. Ini perlu diperhatikan," tambah Mariana.
Namun, kata dia, ketika masyarakat hendak berinvestasi di emas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti perang atau situasi politik dunia.
Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Agung Sasongko
STMIK AMIKOM
Polisi Penembak Cleaning Service BRI "Diculik" Keluarga Korban
MEDAN- Keluarga korban nekat menculik seorang oknum polisi, tersangka penembakan, dari sebuah warnet di Kompleks Asia Mega Mas, Medan, Sumatera Utara, Sabtu sore.
Aksi ini diduga karena keluarga kecewa dengan aparat penegak hukum yang menangani kasus penembakan tersebut. Pelaku berkeliaran tanpa menjalani proses hukum di tanahan.
Peristiwa penembakan terjadi pada Mei 2011 lalu di Kantor BRI Cabang Utama Medan di Jalan Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara. Saat itu, tersangka Briptu Viko Panjaitan, yang merupakan petugas satuan pengamanan objek vital (Pam Obvit) Polresta Medan, lalai menggunakan senjata api miliknya, sehingga menawaskan seorang cleaning service, Muhammad Dermawan. Dermawan tewas dengan luka tembak di bagian dada.
Pantauan okezone di lokasi, Sabtu (30/7/2011), Viko Panjaitan yang menggunakan celana pendek dan berkaos putih, ditarik paksa oleh sejumlah keluarga korban yang terlihat marah, saat berada di warnet tersebut.
Pelaku terlihat tidak melawan namun sempat menjerit-jerit meminta tolong. Kemudian keluarga korban yang jumlahnya mencapai lima orang membawa tersangka menggunakan mobil menuju kediaman korban di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Di sana, Viko diikat dibagian tangan dan kakinya dan didudukkan di atas sebuah kursi rotan. Sementara itu, keluarga korban berteriak-teriak mengungkapkan kekecewaannya karena tersangka yang menyebabkan kematian keluarganya, bebas berkeliaran.
Menurut Viko, dia hanya dijadikan tahanan kota. Mendengar jawaban tersebut, keluarga korban menuding tersangka telah membayar sejumlah uang kepada aparat penegak hukum yang menangani kasus tersebut.
Kakak korban yang menggunakan jilbab juga sempat pingsan, saat melihat tersangka Viko berada di kediamannya dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Keadaan inipun membuat suasana semakin riuh.
Aksi nekat keluarga korban ini pun menjadi perhatian warga sekitar, baik yang berada di kawasan warnet maupun di sekitar kediaman korban. Apalagi, pelaku yang kaki dan tangannya diikat ini diletakkan tepat di teras rumah.
Sebelumnya, setelah melakukan penembakan, Briptu Viko menjalani proses pemeriksaan di Satreskrim Polresta Medan. Pada Juni 2011 lalu, kasus penembakan tersebut juga telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri.
Aksi ini diduga karena keluarga kecewa dengan aparat penegak hukum yang menangani kasus penembakan tersebut. Pelaku berkeliaran tanpa menjalani proses hukum di tanahan.
Peristiwa penembakan terjadi pada Mei 2011 lalu di Kantor BRI Cabang Utama Medan di Jalan Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara. Saat itu, tersangka Briptu Viko Panjaitan, yang merupakan petugas satuan pengamanan objek vital (Pam Obvit) Polresta Medan, lalai menggunakan senjata api miliknya, sehingga menawaskan seorang cleaning service, Muhammad Dermawan. Dermawan tewas dengan luka tembak di bagian dada.
Pantauan okezone di lokasi, Sabtu (30/7/2011), Viko Panjaitan yang menggunakan celana pendek dan berkaos putih, ditarik paksa oleh sejumlah keluarga korban yang terlihat marah, saat berada di warnet tersebut.
Pelaku terlihat tidak melawan namun sempat menjerit-jerit meminta tolong. Kemudian keluarga korban yang jumlahnya mencapai lima orang membawa tersangka menggunakan mobil menuju kediaman korban di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Di sana, Viko diikat dibagian tangan dan kakinya dan didudukkan di atas sebuah kursi rotan. Sementara itu, keluarga korban berteriak-teriak mengungkapkan kekecewaannya karena tersangka yang menyebabkan kematian keluarganya, bebas berkeliaran.
Menurut Viko, dia hanya dijadikan tahanan kota. Mendengar jawaban tersebut, keluarga korban menuding tersangka telah membayar sejumlah uang kepada aparat penegak hukum yang menangani kasus tersebut.
Kakak korban yang menggunakan jilbab juga sempat pingsan, saat melihat tersangka Viko berada di kediamannya dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Keadaan inipun membuat suasana semakin riuh.
Aksi nekat keluarga korban ini pun menjadi perhatian warga sekitar, baik yang berada di kawasan warnet maupun di sekitar kediaman korban. Apalagi, pelaku yang kaki dan tangannya diikat ini diletakkan tepat di teras rumah.
Sebelumnya, setelah melakukan penembakan, Briptu Viko menjalani proses pemeriksaan di Satreskrim Polresta Medan. Pada Juni 2011 lalu, kasus penembakan tersebut juga telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri.
Janji Beri Jodoh, Dukun Dibekuk Nodai ABG
INDRAMAYU, KOMPAS.com — Seorang dukun yang mengaku bisa membantu mencarikan jodoh, kemarin malam, ditangkap polisi setelah beberapa kali menodai pasiennya, seorang anak baru gede (ABG).
Casdirah (35), warga Blok Sawah, Desa/Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melaporkan Ron (34), dukun asal Desa Kreo, Blok 5, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, dengan tuduhan menodai Cas (17), anak gadisnya, saat diminta membantu mencarikan jodoh.
Pelaku diciduk ketika "mengobati" korban pada malam ketiga. Menurut Casdirah, beberapa hari lalu, ia diperkenalkan seorang tetangganya dengan Ron. Ron pun datang ke rumah Casdirah. Ron mengatakan, berdasarkan hasil penglihatan batin di tubuh Cas itu terdapat sebuah batu yang ditunggui mahluk halus. Batu itu yang menghalangi jodoh anak gadis itu.
Supaya Cas cepat memperoleh jodoh, batu penghalang itu harus disingkirkan. Untuk menyingkir batu di tubuh ABG itu harus dilakukan di dalam kamar. Casdirah dan anggota keluarga yang lain disuruh menunggu di ruang tamu sambil terus berdoa.
Seusai pengobatan malam pertama, wajah Cas tampak murung. Malam kedua Ron datang lagi sambil mengatakan, masih ada mahluk halus di tubuh Cas sehingga harus diobati lagi. Ron pun masuk kamar bersama Cas, sementara orangtuanya disuruh menunggu di ruang tamu sambil terus berdoa.
Berjam-jam dukun itu berada di kamar bersama anaknya. Hal itu membuat Casdirah mulai curiga. Sepulangnya Ron, ia menanyakan apa saja yang diperbuat dukun muda itu. Dengan mata memerah, Cas mengaku malam itu dinodai Ron.
Mendengar pengakuan itu, Casdirah marah. Diam-diam ia membuat perangkap. Ron dipanggil lagi dengan alasan melanjutkan pengobatannya. Beberapa saat ketika berada di dalam kamar, Casdirah memanggil petugas dan menangkap dukun cabul itu.
Casdirah (35), warga Blok Sawah, Desa/Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melaporkan Ron (34), dukun asal Desa Kreo, Blok 5, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, dengan tuduhan menodai Cas (17), anak gadisnya, saat diminta membantu mencarikan jodoh.
Pelaku diciduk ketika "mengobati" korban pada malam ketiga. Menurut Casdirah, beberapa hari lalu, ia diperkenalkan seorang tetangganya dengan Ron. Ron pun datang ke rumah Casdirah. Ron mengatakan, berdasarkan hasil penglihatan batin di tubuh Cas itu terdapat sebuah batu yang ditunggui mahluk halus. Batu itu yang menghalangi jodoh anak gadis itu.
Supaya Cas cepat memperoleh jodoh, batu penghalang itu harus disingkirkan. Untuk menyingkir batu di tubuh ABG itu harus dilakukan di dalam kamar. Casdirah dan anggota keluarga yang lain disuruh menunggu di ruang tamu sambil terus berdoa.
Seusai pengobatan malam pertama, wajah Cas tampak murung. Malam kedua Ron datang lagi sambil mengatakan, masih ada mahluk halus di tubuh Cas sehingga harus diobati lagi. Ron pun masuk kamar bersama Cas, sementara orangtuanya disuruh menunggu di ruang tamu sambil terus berdoa.
Berjam-jam dukun itu berada di kamar bersama anaknya. Hal itu membuat Casdirah mulai curiga. Sepulangnya Ron, ia menanyakan apa saja yang diperbuat dukun muda itu. Dengan mata memerah, Cas mengaku malam itu dinodai Ron.
Mendengar pengakuan itu, Casdirah marah. Diam-diam ia membuat perangkap. Ron dipanggil lagi dengan alasan melanjutkan pengobatannya. Beberapa saat ketika berada di dalam kamar, Casdirah memanggil petugas dan menangkap dukun cabul itu.
14:51 Petugas Gabungan Gerebek Gudang Onderdil Palsu Di Cipinang Muara
PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Aparat gabungan dari Mabes Polri dan Dirjen HAKI Kemenkum HAM berhasil menemukan onderdil palsu setelah menggerebek di sebuah gudang di Rt. 15/04, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (21/6). Dalam penggerebekan itu, petugas menyita ribuan jenis barang bukti onderdil palsu yang diperuntukkan sepeda motor seperti busi, rantai motor, kopling dan lain sebagainya.
"Dalam menjual produk Aspal (Asli Tapi Palsu) itu, pelaku memasarkannya melalui internet dengan merek ternama tetapi harga lebih murah," ujar seorang petugas usai penggerebekan.
Sementara itu pemilik gudang Hermanto mengaku bahwa onderdil yang dijualnya itu memang bukanlah barang asli. Karena itu ia menjual dengan harga miring dan berbanding 50 persen dari produk asli.
Kini pemilik gudang dan semua barang bukti dibawa petugas ke kantor Kemenkum HAM untuk diteliti lebih lanjut. (han)
"Dalam menjual produk Aspal (Asli Tapi Palsu) itu, pelaku memasarkannya melalui internet dengan merek ternama tetapi harga lebih murah," ujar seorang petugas usai penggerebekan.
Sementara itu pemilik gudang Hermanto mengaku bahwa onderdil yang dijualnya itu memang bukanlah barang asli. Karena itu ia menjual dengan harga miring dan berbanding 50 persen dari produk asli.
Kini pemilik gudang dan semua barang bukti dibawa petugas ke kantor Kemenkum HAM untuk diteliti lebih lanjut. (han)
15:58 Sindikat Cyber Crime Internasional Sudah Setahun Beroperasi Di Indonesia
Jumat, 10 Juni 2011 15:58
PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Kepala Bagian Penerangan Umum DivisÌ Humas Polri, Boy Rafli mengatakan sekitar 177 warga negara China dan Taiwan yang ditangkap Kamis (9/6/2011), kemarin, ternyata telah melakukan kejahatan di dunia maya (cyber crime) di Indonesia sejak setahun terakhir.
Boy menjelaskan, mereka datang ke Indonesia dengan alasan berwisata sebagaimana visa kunjungan yang mereka punya. Namun, justru mereka melakukan kejahatan dunia maya dengan mengontrak rumah dan berpindah-pindah.
"Pelaku masuk ke Indonesia sekitar satu tahun terakhir," kata Boy Rafli, Jumat (10/6/2011).
Katanya, modus kejahatan para pelaku, yakni dengan menggunakan fasilitas telepon di internet dengan membidik calon korban yang sebagian besar warga di China dan Taiwan.
"Kalau korban yang WNI, sejauh ini tidak ada. Kebanyakan saudara mereka di China dan Taiwan," tegas Boy.
Lebih jauh ia mengatakan, dengan bermodal data dan informasi tentang sasaran korban, sindikat ini menelpon dan berpura-pura mengaku dari sebuah perusahaan resmi yang menawarkan barang, jasa termasuk saham ke sasaran korbannya. Selanjutnya, si korban diminta mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening sesuai permintaan pelaku.
Padahal, perusahaan tersebut adalah fiktif alias tidak ada. "Perusahaan pelaku fiktif. Mereka sindikat internasional terkait dengan cyber crime," ujar Boy.
Karena kasus ini ditangani oleh kepolisian China dan Taiwan, Polri belum mengetahui total kerugian atas kejahatan cyber ini. (joy/tri)
PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Kepala Bagian Penerangan Umum DivisÌ Humas Polri, Boy Rafli mengatakan sekitar 177 warga negara China dan Taiwan yang ditangkap Kamis (9/6/2011), kemarin, ternyata telah melakukan kejahatan di dunia maya (cyber crime) di Indonesia sejak setahun terakhir.
Boy menjelaskan, mereka datang ke Indonesia dengan alasan berwisata sebagaimana visa kunjungan yang mereka punya. Namun, justru mereka melakukan kejahatan dunia maya dengan mengontrak rumah dan berpindah-pindah.
"Pelaku masuk ke Indonesia sekitar satu tahun terakhir," kata Boy Rafli, Jumat (10/6/2011).
Katanya, modus kejahatan para pelaku, yakni dengan menggunakan fasilitas telepon di internet dengan membidik calon korban yang sebagian besar warga di China dan Taiwan.
"Kalau korban yang WNI, sejauh ini tidak ada. Kebanyakan saudara mereka di China dan Taiwan," tegas Boy.
Lebih jauh ia mengatakan, dengan bermodal data dan informasi tentang sasaran korban, sindikat ini menelpon dan berpura-pura mengaku dari sebuah perusahaan resmi yang menawarkan barang, jasa termasuk saham ke sasaran korbannya. Selanjutnya, si korban diminta mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening sesuai permintaan pelaku.
Padahal, perusahaan tersebut adalah fiktif alias tidak ada. "Perusahaan pelaku fiktif. Mereka sindikat internasional terkait dengan cyber crime," ujar Boy.
Karena kasus ini ditangani oleh kepolisian China dan Taiwan, Polri belum mengetahui total kerugian atas kejahatan cyber ini. (joy/tri)
12:23 Polisi Gerebek Gudang Dijadikan Tempat Pemalsuan Merek Semen "Tiga Roda"
PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA : Aparat Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membekuk empat pelaku pemalsuan merek semen Tiga Roda produksi Indocement, Jumat (24/6/2011) lalu. Keempat pelaku tersebut digerebek dari dari sebuah gudang di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat dan menyita 520 sak semen 'Tiga Roda' yang diduga palsu.
"Empat tersangka yang ditangkap yakni WK selaku pemilik gudang, ditangkap di Kemayoran, CAS dan AS selaku pembuat kantong semen ditangkap di Cilangkap, Bogor dan YSF penyablon merek, ditangkap di Bogor," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yan Fitri Halimansyah, Senin (27/6/2011).
Dari para tersangka, polisi menyita 4 mobil (2 truk dan 2 pick up), 520 sak semen, 14.700 kantong sak semen Tiga Roda yang diduga palsu, 14 sekop, 6 corong dan 7 garukan semen. Selain itu, disita juga 11 buku surat jalan, 2 buku mutasi pengiriman barang, 2 buku mutasi penerimaan barang, 800 kantong sak semen polos, 4 buat cetakan merek Tiga Roda dan 2 kaleng cat.
Sementara itu, Kepala Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sandy Nugroho mengatakan, keempat tersangka mengolah semen tersebut dari semen curah. Semen Curah tersebut kemudian mereka kantongi ke dalam kantong palsu dengan merk Tiga Roda. Kantong semen itu dicetak di Cilangkap Bogor. Semen palsu tersebut kemudian dijual ke toko material eceran.
"Jadi mereka diduga melakukan tindak pidana pemalsuan merek," kata Sandy Nugroho.
Kegiatan para tersangka disinyalir telah berlangsung selama 2 tahun. Dalam satu hari, para tersangka mampu menghasilkan 600 kantong semen.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 90 UU No 15 Tahun 2001 tentang merek dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (gun/li)
"Empat tersangka yang ditangkap yakni WK selaku pemilik gudang, ditangkap di Kemayoran, CAS dan AS selaku pembuat kantong semen ditangkap di Cilangkap, Bogor dan YSF penyablon merek, ditangkap di Bogor," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yan Fitri Halimansyah, Senin (27/6/2011).
Dari para tersangka, polisi menyita 4 mobil (2 truk dan 2 pick up), 520 sak semen, 14.700 kantong sak semen Tiga Roda yang diduga palsu, 14 sekop, 6 corong dan 7 garukan semen. Selain itu, disita juga 11 buku surat jalan, 2 buku mutasi pengiriman barang, 2 buku mutasi penerimaan barang, 800 kantong sak semen polos, 4 buat cetakan merek Tiga Roda dan 2 kaleng cat.
Sementara itu, Kepala Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sandy Nugroho mengatakan, keempat tersangka mengolah semen tersebut dari semen curah. Semen Curah tersebut kemudian mereka kantongi ke dalam kantong palsu dengan merk Tiga Roda. Kantong semen itu dicetak di Cilangkap Bogor. Semen palsu tersebut kemudian dijual ke toko material eceran.
"Jadi mereka diduga melakukan tindak pidana pemalsuan merek," kata Sandy Nugroho.
Kegiatan para tersangka disinyalir telah berlangsung selama 2 tahun. Dalam satu hari, para tersangka mampu menghasilkan 600 kantong semen.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 90 UU No 15 Tahun 2001 tentang merek dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (gun/li)
15:39 Cyber Crime Polda Metro Kerjasama Dengan FBI Tutup Akun Penipu Di Facebook
Hermawan (kiri)PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Satuan Cyber Crime Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengungkap aksi kejahatan penipuan serta bekerjasama untuk menutup akun pelaku di facebook yang berpusat di California, Amerika Serikat. Tercatat enam bulan terakhir, sedikitnya 50 kasus penipuan yang menggunakan Facebook yang ditangani Polda Metro Jaya.
"Jadi, kami sudah beberapa kali bertemu dan berkoordinasi dengan FBI di kantornya di Kedubes Amerika di Jakarta," ujar Kasat Cyber Crime, AKBP Hermawan, Rabu (20/7).
Kata Hermawan, dalam pertemuan tersebut pihaknya sudah memberikan data-data akun facebook pelaku ke FBI, kemudian data-data akun pelaku tersebut akan direkomedasikan ke Facebook yang berusat di California, Amerika Serikat untuk ditutup.
"Ya, data-data telah kita berikan, dan FBI akan merekomendasikan ke Facebook supaya ditutup," ujar alumni Akpol 94 ini.
Hingga saat ini, ujarnya, dalam enam bulan terkhir Satuan Cyber Crime Polda Metro Jaya menanggani 50 kasus aksi kejahatan penipuan menggunakan Facebook.
"60 persenya sudah terungkap. Para pelaku diancam pasal 378 KUHP dan Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE," ujarnya.
Ia menyarankan kepada Facebookers untuk berhati-hati melakukan transaksi berbelanja secara online."Jangan langsung percaya atau mentransfer uang kepada pelaku," ujarnya. (han)
"Jadi, kami sudah beberapa kali bertemu dan berkoordinasi dengan FBI di kantornya di Kedubes Amerika di Jakarta," ujar Kasat Cyber Crime, AKBP Hermawan, Rabu (20/7).
Kata Hermawan, dalam pertemuan tersebut pihaknya sudah memberikan data-data akun facebook pelaku ke FBI, kemudian data-data akun pelaku tersebut akan direkomedasikan ke Facebook yang berusat di California, Amerika Serikat untuk ditutup.
"Ya, data-data telah kita berikan, dan FBI akan merekomendasikan ke Facebook supaya ditutup," ujar alumni Akpol 94 ini.
Hingga saat ini, ujarnya, dalam enam bulan terkhir Satuan Cyber Crime Polda Metro Jaya menanggani 50 kasus aksi kejahatan penipuan menggunakan Facebook.
"60 persenya sudah terungkap. Para pelaku diancam pasal 378 KUHP dan Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE," ujarnya.
Ia menyarankan kepada Facebookers untuk berhati-hati melakukan transaksi berbelanja secara online."Jangan langsung percaya atau mentransfer uang kepada pelaku," ujarnya. (han)
Hati2 Uang Palsu di bulan Ramadhan
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASi – Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota, Jawa Barat (Jabar), mengimbau masyarakat waspada terhadap berbagai modus penyebaran uang palsu selama Ramadhan dan Idul Fitri 1432 Hijriyah.
"Kasus uang palsu mulai meningkat di Kota Bekasi. Dalam tiga bulan terakhir menjelang Ramadhan sudah dua kasus yang kita ungkap," kata Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Imam Sugianto, di Bekasi, Ahad (31/7).
Menurut dia, pengungkapan kasus terakhir terjadi pada 25 Juli 2011 dengan menangkap dan menahan seorang tersangka, LN (51), di rumah kontrakan di jalan Delima Raya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tersangka ditangkap saat penggeledahan dan kedapatan sedang membuat uang palsu pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, dan Rp 10.000 senilai total Rp 50 juta.
Kasus serupa juga terjadi pada 26 Mei 2011 di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dengan tersangka seorang ibu rumah tangga berinisial SI (25). Barang bukti yang diamankan uang palsu senilai Rp 1.240.000. "Tersangka ditangkap saat bertransaksi di pasar tradisional, ketika yang bersangkutan tengah memperdayai seorang pedagang sembako," jelas Imam.
Oleh karena itu, masyarakat harus lebih teliti bertransaksi menggunakan uang. Sebab mayoritas pelaku pengedar uang palsu terkadang pintar dalam menyamarkan uang tersebut agar mirip seperti aslinya. "Prinsip 3 D, Dilihat, Diraba, Diterawang, perlu dipahami secara benar oleh masyarakat agar tidak tertipu," kata Imam.
Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai bisnis penukaran uang hasil cetakan baru Bank Indonesia yang marak menjelang Idul Fitri khususnya yang beroperasi pada malam hari. Biasanya, pelaku memperdayai korbannya pada malam hari karena uang palsu akan sulit terdeteksi dalam situasi gelap.
Imam juga mengimbau masyarakat lebih mengintensifkan transaksi melalui sistem transfer via bank guna menghindari peredaran uang palsu di masyarakat.
"Kasus uang palsu mulai meningkat di Kota Bekasi. Dalam tiga bulan terakhir menjelang Ramadhan sudah dua kasus yang kita ungkap," kata Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Imam Sugianto, di Bekasi, Ahad (31/7).
Menurut dia, pengungkapan kasus terakhir terjadi pada 25 Juli 2011 dengan menangkap dan menahan seorang tersangka, LN (51), di rumah kontrakan di jalan Delima Raya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tersangka ditangkap saat penggeledahan dan kedapatan sedang membuat uang palsu pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, dan Rp 10.000 senilai total Rp 50 juta.
Kasus serupa juga terjadi pada 26 Mei 2011 di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dengan tersangka seorang ibu rumah tangga berinisial SI (25). Barang bukti yang diamankan uang palsu senilai Rp 1.240.000. "Tersangka ditangkap saat bertransaksi di pasar tradisional, ketika yang bersangkutan tengah memperdayai seorang pedagang sembako," jelas Imam.
Oleh karena itu, masyarakat harus lebih teliti bertransaksi menggunakan uang. Sebab mayoritas pelaku pengedar uang palsu terkadang pintar dalam menyamarkan uang tersebut agar mirip seperti aslinya. "Prinsip 3 D, Dilihat, Diraba, Diterawang, perlu dipahami secara benar oleh masyarakat agar tidak tertipu," kata Imam.
Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai bisnis penukaran uang hasil cetakan baru Bank Indonesia yang marak menjelang Idul Fitri khususnya yang beroperasi pada malam hari. Biasanya, pelaku memperdayai korbannya pada malam hari karena uang palsu akan sulit terdeteksi dalam situasi gelap.
Imam juga mengimbau masyarakat lebih mengintensifkan transaksi melalui sistem transfer via bank guna menghindari peredaran uang palsu di masyarakat.
Puasa Melatih Pikiran dan Perilaku
oleh : Dr.Andri,SpKJ *
Bulan Puasa datang dalam hitungan hari. Sudah banyak persiapan yang dilakukan oleh masyarakat menyambut bulan yang penuh ampunan ini. Bahkan para pedagang bahan pokok sudah siap dengan harga kebutuhan yang semakin meningkat. Tentunya puasa bukan hanya sekedar melatih jasmani untuk menahan lapar, inti yang paling besar adalah bagaimana melatih pikiran di bulan yang suci ini. Sebagai psikiater yang terbiasa dalam keseharian melatih pasien untuk berpikiran positif, akan saya jelaskan sedikit di artikel ini tentang manfaat puasa dalam melatih pikiran kita menjadi lebih positif.
Melatih Pikiran
Pada bulan Ramadhan ini kita diharapkan mampu mengendalikan pikiran-pikiran kita dari segala hal-hal buruk yang biasanya secara sadar maupun tidak menjadi kebiasaan kita sehari-hari.
Dalam berbagai kesempatan bertemu dengan berbagai masalah kehidupan, selayaknyalah di dalam bulan suci ini kita mampu lebih berpikir positif akan segala macam kondisi yang terjadi. Melatih kesabaran dengan cara mengendalikan amarah adalah salah satu terapi pikiran yang sering didengungkan di ceramah-ceramah Ramadhan. Selain dengan tujuan tidak membatalkan puasa, melatih kesabaran tentunya mempunyai tujuan yang lebih tinggi yaitu mencapai suatu keseimbangan batin.
Orang yang seimbang batinnya tidak akan mudah terpengaruh baik oleh pujian maupun hinaan. Mereka akan tetap tenang dalam berbagai kondisi dan tidak mudah terpancing oleh kondisi yang tidak menguntungkan sekalipun. Walaupun sebulan rasanya tidak cukup mencapai hal ini, bulan Ramadhan bisa menjadi tonggak dimulainya latihan pikiran yang bisa terus dikembangkan walau bulan puasa sudah berakhir.
Melatih Perilaku
Dalam ilmu psikiatri, terapi kognitif atau pikiran biasanya tidak terlepas dari terapi perilaku. Para ahli meyakini bahwa perubahan pola pikir akan mengubah juga perilaku orang tersebut. Bila pola pikirnya baik, maka pola perilakunya juga akan mengikuti baik.
Kita sering melihat orang yang menjalankan puasa menjadi lebih rajin menjalankan ajaran agama baik yang wajib maupun sunnah. Kesempatan berkunjung ke mesjid juga dimaksimalkan. Sembahyang juga bertambah dengan adanya sholat tarawih. Umat Islam juga mejadi lebih senang membaca kitab suci Al-Quran. Bahkan beberapa survei kecil-kecilan saya di berbagai toko buku, pada bulan Ramadhan terjadi peningkatan penjualan buku agama Islam dan alat-alat bantu sembahyang.
Kesemuanya ini karena adanya dorongan pikiran untuk melakukan sesuatu yang berguna dan bermanfaat di bulan yang suci ini. Selain itu, juga pemikiran bahwa perbuatan ini akan membawa pahala dan berkah yang berlipat ganda membuat umat menjadi semakin bersemangat untuk melaksanakan perilaku yang baik ini.
Puasa Awal Yang Baik
Kita percaya semua bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Namun belajar untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu adalah suatu hal yang sangat mungkin. Puasa Ramadhan dalam hal ini menyediakan kesempatan untuk belajar pikiran dan perilaku untuk mengarah ke sesuatu yang lebih baik di masa yang akan datang.
Umat Islam dan umat lain bisa belajar bahwa kesempatan untuk melatih pikiran itu akan selalu datang selama kita hidup. Bulan Ramadhan sebenarnya hanya merupakan pengingat kita supaya tetap fokus dan mampu untuk melakukan latihan-latihan itu. Sebenarnya latihan-latihan itu sendiri seharusnya dilakukan setiap hari dan sepanjang hidup.
Hanya melakukan latihan di saat bulan puasa sebenarnya tidak mempunyai efek yang baik untuk jangka panjang. Latihan pikiran dan perilaku itu membutuhkan suatu kesinambungan yang terus dijaga dari waktu ke waktu. Jatuh bangun dalam melatih pikiran dan perilaku ini bukanlah hal yang perlu dirisaukan. Yang terpenting adalah kita mampu bangun dan berusaha kembali.
Semoga puasa tahun ini menjadi suatu kesempatan emas bagi kita untuk terus melatih pikiran dan perilaku kita. Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita semua mampu menjadi orang yang lebih baik di ujung bulan Ramadhan nanti. Salam Sehat Jiwa
* Psikiater dengan Keminatan Psikosomatik Medis
Bulan Puasa datang dalam hitungan hari. Sudah banyak persiapan yang dilakukan oleh masyarakat menyambut bulan yang penuh ampunan ini. Bahkan para pedagang bahan pokok sudah siap dengan harga kebutuhan yang semakin meningkat. Tentunya puasa bukan hanya sekedar melatih jasmani untuk menahan lapar, inti yang paling besar adalah bagaimana melatih pikiran di bulan yang suci ini. Sebagai psikiater yang terbiasa dalam keseharian melatih pasien untuk berpikiran positif, akan saya jelaskan sedikit di artikel ini tentang manfaat puasa dalam melatih pikiran kita menjadi lebih positif.
Melatih Pikiran
Pada bulan Ramadhan ini kita diharapkan mampu mengendalikan pikiran-pikiran kita dari segala hal-hal buruk yang biasanya secara sadar maupun tidak menjadi kebiasaan kita sehari-hari.
Dalam berbagai kesempatan bertemu dengan berbagai masalah kehidupan, selayaknyalah di dalam bulan suci ini kita mampu lebih berpikir positif akan segala macam kondisi yang terjadi. Melatih kesabaran dengan cara mengendalikan amarah adalah salah satu terapi pikiran yang sering didengungkan di ceramah-ceramah Ramadhan. Selain dengan tujuan tidak membatalkan puasa, melatih kesabaran tentunya mempunyai tujuan yang lebih tinggi yaitu mencapai suatu keseimbangan batin.
Orang yang seimbang batinnya tidak akan mudah terpengaruh baik oleh pujian maupun hinaan. Mereka akan tetap tenang dalam berbagai kondisi dan tidak mudah terpancing oleh kondisi yang tidak menguntungkan sekalipun. Walaupun sebulan rasanya tidak cukup mencapai hal ini, bulan Ramadhan bisa menjadi tonggak dimulainya latihan pikiran yang bisa terus dikembangkan walau bulan puasa sudah berakhir.
Melatih Perilaku
Dalam ilmu psikiatri, terapi kognitif atau pikiran biasanya tidak terlepas dari terapi perilaku. Para ahli meyakini bahwa perubahan pola pikir akan mengubah juga perilaku orang tersebut. Bila pola pikirnya baik, maka pola perilakunya juga akan mengikuti baik.
Kita sering melihat orang yang menjalankan puasa menjadi lebih rajin menjalankan ajaran agama baik yang wajib maupun sunnah. Kesempatan berkunjung ke mesjid juga dimaksimalkan. Sembahyang juga bertambah dengan adanya sholat tarawih. Umat Islam juga mejadi lebih senang membaca kitab suci Al-Quran. Bahkan beberapa survei kecil-kecilan saya di berbagai toko buku, pada bulan Ramadhan terjadi peningkatan penjualan buku agama Islam dan alat-alat bantu sembahyang.
Kesemuanya ini karena adanya dorongan pikiran untuk melakukan sesuatu yang berguna dan bermanfaat di bulan yang suci ini. Selain itu, juga pemikiran bahwa perbuatan ini akan membawa pahala dan berkah yang berlipat ganda membuat umat menjadi semakin bersemangat untuk melaksanakan perilaku yang baik ini.
Puasa Awal Yang Baik
Kita percaya semua bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Namun belajar untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu adalah suatu hal yang sangat mungkin. Puasa Ramadhan dalam hal ini menyediakan kesempatan untuk belajar pikiran dan perilaku untuk mengarah ke sesuatu yang lebih baik di masa yang akan datang.
Umat Islam dan umat lain bisa belajar bahwa kesempatan untuk melatih pikiran itu akan selalu datang selama kita hidup. Bulan Ramadhan sebenarnya hanya merupakan pengingat kita supaya tetap fokus dan mampu untuk melakukan latihan-latihan itu. Sebenarnya latihan-latihan itu sendiri seharusnya dilakukan setiap hari dan sepanjang hidup.
Hanya melakukan latihan di saat bulan puasa sebenarnya tidak mempunyai efek yang baik untuk jangka panjang. Latihan pikiran dan perilaku itu membutuhkan suatu kesinambungan yang terus dijaga dari waktu ke waktu. Jatuh bangun dalam melatih pikiran dan perilaku ini bukanlah hal yang perlu dirisaukan. Yang terpenting adalah kita mampu bangun dan berusaha kembali.
Semoga puasa tahun ini menjadi suatu kesempatan emas bagi kita untuk terus melatih pikiran dan perilaku kita. Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita semua mampu menjadi orang yang lebih baik di ujung bulan Ramadhan nanti. Salam Sehat Jiwa
* Psikiater dengan Keminatan Psikosomatik Medis
Maling Gondol Uang 2M Dan Emas 2kg
PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Gerombolan maling menggondol uang Rp 2 miliar dan 2 kg emas dari rumah H Suraji (40), di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (30/7/2011) sekitar pukul 03.00 WIB.
Komplotan pencuri itu juga mengambil uang Rp 20 juta, yang disimpan di kamar anaknya. Uang itu sedianya untuk membeli sapi. Perlu diketahui, Suraji berprofesi sebagai jagal sapi.
Tidak ada yang tahu pasti, jumlah pencuri yang memasuki rumah juragan kaya ini. Sebab tak satupun penghuninya terbangun saat pencuri beraksi. Diduga kuat malingnya lebih dari satu orang dan memasuki pekarangan rumah tersebut lewat pagar samping rumah sebab di situ ditemukan tangga yang diduga kuat digunakan pencuri.
Menurut Edi Santoso (14), putra pasangan Suraji dan Suparmi, yang tidur di dekat kandang, kejadian itu diketahui pada pukul 05.00 WIB oleh pembantunya. Saat itu, dua pembantunya, Tirso dan Sri, terbangun dari tidur di ruang belakang dekat dapur.
Kedua pembantu itu terkejut melihat brankas dan sebuah tas berantakan di depan kamarnya. Merasa curiga, kedua pembantu itu pun membangunkan juragannya yang masih tidur. Suraji dan Edi lalu meloncar ke arah brankas dan tas yang sudah acak-acakan tersebut. Melihat isi brankas dan tasnya di kamar Edi sudah kosong, mereka sadar bahwa telah kemalingan.
Uang Rp 2 miliar ludes di dalam brankas. Perhiasan emas berupa kalung, cincin, anting dan gelang dengan berat total 2 kg juga amblas.
Korban kemudian melapor ke Polsek Bantaran. Tak lama kemudian, tim gabungan mendatangi TKP. Kedua korban dan kedua saksi dimintai keterangan di dalam rumah korban. Korban dan saksi berikut brankas dan tas kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk kepentingan penyelidikan.
Saat menuju mobil petugas, Suraji enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait pencurian yang kali pertama menimpa dirinya. Pria berkopiah putih ini hanya menjawab, harta benda yang berhasil digondol kawanan pencuri adalah dua kilo gram gram emas dan uang sebanyak Rp 2 milyar.
Sementara itu, menurut Edi yang ditemani seorang kerabatnya, mengatakan bahwa ayahnya sejak dulu tidak pernah menyimpan uang di bank. Jangankan menyimpan uang di bank, kata Edi, pergi ke bank saja tak pernah.
"Uang itu oleh Abah (ayah) ditaruh begitu saja di bawah meja belajar saya," ujar Edi yang mengaku tidak tahu akan dibelikan apa uang sebanyak itu disimpan di rumahnya.
Dari pengamatan, tidak ada bekas kerusakan di pintu dan jendela rumah korban. Menurut informasi dari pihak keluarga dan kerabat korban, pintu dan jendela rumah besar dan megah malam itu, tidak dikunci. "Haji Suraji memang begitu. Dia memang enteng soal kemanan," kata kerabat Suraji.
Share
Komplotan pencuri itu juga mengambil uang Rp 20 juta, yang disimpan di kamar anaknya. Uang itu sedianya untuk membeli sapi. Perlu diketahui, Suraji berprofesi sebagai jagal sapi.
Tidak ada yang tahu pasti, jumlah pencuri yang memasuki rumah juragan kaya ini. Sebab tak satupun penghuninya terbangun saat pencuri beraksi. Diduga kuat malingnya lebih dari satu orang dan memasuki pekarangan rumah tersebut lewat pagar samping rumah sebab di situ ditemukan tangga yang diduga kuat digunakan pencuri.
Menurut Edi Santoso (14), putra pasangan Suraji dan Suparmi, yang tidur di dekat kandang, kejadian itu diketahui pada pukul 05.00 WIB oleh pembantunya. Saat itu, dua pembantunya, Tirso dan Sri, terbangun dari tidur di ruang belakang dekat dapur.
Kedua pembantu itu terkejut melihat brankas dan sebuah tas berantakan di depan kamarnya. Merasa curiga, kedua pembantu itu pun membangunkan juragannya yang masih tidur. Suraji dan Edi lalu meloncar ke arah brankas dan tas yang sudah acak-acakan tersebut. Melihat isi brankas dan tasnya di kamar Edi sudah kosong, mereka sadar bahwa telah kemalingan.
Uang Rp 2 miliar ludes di dalam brankas. Perhiasan emas berupa kalung, cincin, anting dan gelang dengan berat total 2 kg juga amblas.
Korban kemudian melapor ke Polsek Bantaran. Tak lama kemudian, tim gabungan mendatangi TKP. Kedua korban dan kedua saksi dimintai keterangan di dalam rumah korban. Korban dan saksi berikut brankas dan tas kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk kepentingan penyelidikan.
Saat menuju mobil petugas, Suraji enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait pencurian yang kali pertama menimpa dirinya. Pria berkopiah putih ini hanya menjawab, harta benda yang berhasil digondol kawanan pencuri adalah dua kilo gram gram emas dan uang sebanyak Rp 2 milyar.
Sementara itu, menurut Edi yang ditemani seorang kerabatnya, mengatakan bahwa ayahnya sejak dulu tidak pernah menyimpan uang di bank. Jangankan menyimpan uang di bank, kata Edi, pergi ke bank saja tak pernah.
"Uang itu oleh Abah (ayah) ditaruh begitu saja di bawah meja belajar saya," ujar Edi yang mengaku tidak tahu akan dibelikan apa uang sebanyak itu disimpan di rumahnya.
Dari pengamatan, tidak ada bekas kerusakan di pintu dan jendela rumah korban. Menurut informasi dari pihak keluarga dan kerabat korban, pintu dan jendela rumah besar dan megah malam itu, tidak dikunci. "Haji Suraji memang begitu. Dia memang enteng soal kemanan," kata kerabat Suraji.
Share
Sabtu, 30 Juli 2011
New Harley 2012
MILWAUKEE, KOMPAS.com - Harley-Davidson memperkenalkan 15 model 2012 yang dipasarkan di Amerika Serikat dan Eropa. Semua model berasal dari tipe, yaitu Touring, Trike (khusus pasar Amerika Utara) dan Sportster.
Sebagian model segera dipasaran secepat mungkin pada musim panas tahun ini. Sisanya segera diumumkan 20 Juli 2011 di Anaheim, California.
Enam HD Sporter 2012 terdiri dari berbagai varian. Mulai yang dengan harga paling bawah, Dark Custom dengan sasis baja hitam "Iron 883" sampai yang enak dikebut XR1200X.
Semuanya menawarkan sensasi dengan mesin American V-Twin. Untuk Sportster, semua varian menggunakan ban Michelin Scorcher. Harley menawaran 7 pilihan warna baru, termasuk bodi samping hitam dengan hitam denim, hitam glossy atau sesuai dengan warna bodi utama. Varian terdiri dari SuperLow, Iron 883, Sportster 1200 Custom, Nightster, Forty-Eight dan XR1200X.
Delapan HP Touring menggunakan mesin Twin Cam 103 dilengkapi dengan Automatic Compression Release dan sistem pendingin oli yang terintegrasi.
Kemampuan mesin, torsinya 138,3 Nm yang diperoleh pada putaran 3500 rpm. Moge ini menggunakan transmisi 6-percepatan dengan sistem Cruise Drive. Lantas peredam kejut depan ber 41,3 mm dan belakang dengan pengatur udara.
Model ini ditawarkan dalam 12 pilihan warna, 6 diantaranya baru, yaitu adalah:Road King, Road King Classic, Electra Glide Classic, Ultra Classic Electra Glide, Electra Glide Ultra Limited, Street Glide, Road Glide Custom dan Road Glide Ultra.
Model ketiga adalah Trike (roda tiga)dan hanya dipasarkan di Amerika Utara. Kelabihannya, ada sistem hiburan berupa sistem audio dari Harman Kardon Advaced Audio System, plus 4 pseaker total 80 watt.
Fitur canggih lainnya adalah cruise control dan jalan mundur dengan tenaga listrik murni. Cuma hanya ada tiga warna: yang ditawarkan: Vivid Black, Big Blue Pearl / Vivid Black dan Ember Red Sunglo / Merlot Sunglo. Ingin thau tampil dari Avanz yang lebih segar ? bisa juga kunjungi www.harley-davidson.com.
Sebagian model segera dipasaran secepat mungkin pada musim panas tahun ini. Sisanya segera diumumkan 20 Juli 2011 di Anaheim, California.
Enam HD Sporter 2012 terdiri dari berbagai varian. Mulai yang dengan harga paling bawah, Dark Custom dengan sasis baja hitam "Iron 883" sampai yang enak dikebut XR1200X.
Semuanya menawarkan sensasi dengan mesin American V-Twin. Untuk Sportster, semua varian menggunakan ban Michelin Scorcher. Harley menawaran 7 pilihan warna baru, termasuk bodi samping hitam dengan hitam denim, hitam glossy atau sesuai dengan warna bodi utama. Varian terdiri dari SuperLow, Iron 883, Sportster 1200 Custom, Nightster, Forty-Eight dan XR1200X.
Delapan HP Touring menggunakan mesin Twin Cam 103 dilengkapi dengan Automatic Compression Release dan sistem pendingin oli yang terintegrasi.
Kemampuan mesin, torsinya 138,3 Nm yang diperoleh pada putaran 3500 rpm. Moge ini menggunakan transmisi 6-percepatan dengan sistem Cruise Drive. Lantas peredam kejut depan ber 41,3 mm dan belakang dengan pengatur udara.
Model ini ditawarkan dalam 12 pilihan warna, 6 diantaranya baru, yaitu adalah:Road King, Road King Classic, Electra Glide Classic, Ultra Classic Electra Glide, Electra Glide Ultra Limited, Street Glide, Road Glide Custom dan Road Glide Ultra.
Model ketiga adalah Trike (roda tiga)dan hanya dipasarkan di Amerika Utara. Kelabihannya, ada sistem hiburan berupa sistem audio dari Harman Kardon Advaced Audio System, plus 4 pseaker total 80 watt.
Fitur canggih lainnya adalah cruise control dan jalan mundur dengan tenaga listrik murni. Cuma hanya ada tiga warna: yang ditawarkan: Vivid Black, Big Blue Pearl / Vivid Black dan Ember Red Sunglo / Merlot Sunglo. Ingin thau tampil dari Avanz yang lebih segar ? bisa juga kunjungi www.harley-davidson.com.
Beasiswa S2 dan S3 Bagi Dosen PTN/PTS
KOMPAS.com - Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan DIKTI membuka Program Beasiswa Luar Negeri berupa pemberian biaya pendidikan bagi dosen tetap dari perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia untuk mengikuti program pendidikan pascasarjana (magister dan/atau doktor) di luar negeri. Beasiswa diberikan kepada calon yang berstatus mahasiswa baru selama maksimum 24 bulan untuk program magister dan 36 bulan untuk program doktor.
Apa saja persyaratannya?
* Dosen tetap dari PTN atau PTS;
* Telah mendapatkan Letter of Acceptance (Letter of Offer) yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju (diutamakan yang berasal dari perguruan tinggi negara maju dengan reputasi baik berdasarkan ranking THES dan Webos);
* Telah mempunyai gelar S2 atau yang setara untuk pelamar program S3. Telah mempunyai gelar S1 atau yang setara untuk pelamar program S2;
* Penguasaan bahasa Inggris yang memadai (TOEFL institusional minimal 550, atau IELTS minimal 6.0), dan atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing;
* Untuk program S3, telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh (sekurang- kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
* Umur calon tidak lebih dari 50 tahun ketika mendaftar;
* Pelamar yang berstatus suami dan istri dari bidang keilmuan yang sama, di tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama
Periode aplikasi beasiswa ini 25 Juli - 15 Oktober 2011. Prosedur pendaftaran dan berkas apa saja yang perlu dilampirkan, bisa mengakses informasi selengkapnya di www.dikti.go.id.
Share
Apa saja persyaratannya?
* Dosen tetap dari PTN atau PTS;
* Telah mendapatkan Letter of Acceptance (Letter of Offer) yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju (diutamakan yang berasal dari perguruan tinggi negara maju dengan reputasi baik berdasarkan ranking THES dan Webos);
* Telah mempunyai gelar S2 atau yang setara untuk pelamar program S3. Telah mempunyai gelar S1 atau yang setara untuk pelamar program S2;
* Penguasaan bahasa Inggris yang memadai (TOEFL institusional minimal 550, atau IELTS minimal 6.0), dan atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing;
* Untuk program S3, telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh (sekurang- kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
* Umur calon tidak lebih dari 50 tahun ketika mendaftar;
* Pelamar yang berstatus suami dan istri dari bidang keilmuan yang sama, di tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama
Periode aplikasi beasiswa ini 25 Juli - 15 Oktober 2011. Prosedur pendaftaran dan berkas apa saja yang perlu dilampirkan, bisa mengakses informasi selengkapnya di www.dikti.go.id.
Share
Pusat Kajian Anti Pencucian Uang
JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Kajian Anti Pencucian Uang resmi terbentuk. Institusi ini diharapkan mampu menjadi rujukan, untuk penanganan kasus dan permasalahan terkait anti pencucian uang (APU) dan pencegahan pendanaan terorisme (PPT) di Indonesia.
"Kerja sama ini merupakan wujud keseriusan BI dan PPATK mencegah dan memberantas praktik pencucian uang di Indonesia, terutama di perbankan," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad, dalam acara penandatanganan naskah kerja sama antara Bank Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia untuk pendirian Pusat Kajian Anti Pencucian Uang Indonesia, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/7/2011).
Dalam penandatanganan ini, BI diwakili Deputi Gubernur BI Muliaman D Hadad, Kepala PPATK Yunus Husein, dan Dekan FH Universitas Indonesia, Safri Nugraha.
Nantinya, pusat kajian ini akan berkedudukan di FH Universitas Indonesia di Depok. Pusat ini juga akan berfungsi untuk membantu pelaksanaan dan pendidikan ahli tenaga anti pencucian uang yang kompeten dengan integritas tinggi.
Naskah kerja sama ini disusun dengan pertimbangan kepentingan nasional, yang telah disusun dalam Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme yang telah disepakati bersama.
Share
"Kerja sama ini merupakan wujud keseriusan BI dan PPATK mencegah dan memberantas praktik pencucian uang di Indonesia, terutama di perbankan," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad, dalam acara penandatanganan naskah kerja sama antara Bank Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia untuk pendirian Pusat Kajian Anti Pencucian Uang Indonesia, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/7/2011).
Dalam penandatanganan ini, BI diwakili Deputi Gubernur BI Muliaman D Hadad, Kepala PPATK Yunus Husein, dan Dekan FH Universitas Indonesia, Safri Nugraha.
Nantinya, pusat kajian ini akan berkedudukan di FH Universitas Indonesia di Depok. Pusat ini juga akan berfungsi untuk membantu pelaksanaan dan pendidikan ahli tenaga anti pencucian uang yang kompeten dengan integritas tinggi.
Naskah kerja sama ini disusun dengan pertimbangan kepentingan nasional, yang telah disusun dalam Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme yang telah disepakati bersama.
Share
Dolly Menyambut Ramadhan dg Deklarasi
SURABAYA, KOMPAS.com — Menyambut bulan Ramadhan, ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur menggelar aksi simpatik dengan Pawai Damai Syiar Ramadhan di sejumlah tempat hiburan malam dan lokalisasi di Surabaya, Kamis (28/7/2011).
GUIB meminta perwakilan mucikari untuk membacakan kesepakatan menutup wisma selama bulan Ramadhan. Setelah itu, massa bergerak lagi ke lokalisasi Kremil sambil sesekali meneriakkan takbir dan mengangkat bendera serta atribut yang mereka bawa.
Aksi yang dipimpin Majelis Ulama Indonesia Jatim itu diikuti 36 organisasi masyarakat Islam, seperti Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah, dan Hizbut Tahrir.
Sebelum pawai dimulai dari Masjid Al-Falah Surabaya, tiap koordinator peserta mengimbau anggotanya agar tidak berbuat anarkis. "Ingat, kita bukan sweeping, melainkan pawai damai untuk mengingatkan kepada saudara kita akan datangnya bulan suci Ramadhan serta menghormatinya," ujar Sekretaris GUIB Jatim, M Yunus.
GUIB juga meminta agar penyelenggara tempat hiburan mematuhi ketentuan penutupan atau penghentian kegiatan operasionalnya selama Ramadhan hingga Idul Fitri sesuai Perda Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2008 Ayat 2 dan 3 tentang Kepariwisataan dan Keputusan Wali Kota Surabaya No 50/2002 tentang penertiban penggunaan tempat untuk perbuatan asusila selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri di Kota Surabaya.
Massa GUIB itu menyinggahi tempat karaoke Rasa Sayang di Jalan Diponegoro dan meminta pengelola menandatangani kesepakatan untuk menutup selama Ramadhan. Kemudian, mereka bergerak ke lokalisasi Dolly dan berhenti untuk memberikan tausiah di tengah-tengah gang Dolly.
GUIB kemudian meminta perwakilan mucikari untuk membacakan kesepakatan menutup wisma selama bulan Ramadhan. Setelah itu, massa bergerak lagi ke lokalisasi Kremil sambil sesekali meneriakkan takbir dan mengangkat bendera serta atribut yang mereka bawa.
Selama Pawai Damai Syiar Ramadhan, massa GUIB Jatim mendapat pengawalan dari Polrestabes Surabaya dan anggota tim Gegana Polda Jatim. (Sugiharto)
Sumber :
Share
GUIB meminta perwakilan mucikari untuk membacakan kesepakatan menutup wisma selama bulan Ramadhan. Setelah itu, massa bergerak lagi ke lokalisasi Kremil sambil sesekali meneriakkan takbir dan mengangkat bendera serta atribut yang mereka bawa.
Aksi yang dipimpin Majelis Ulama Indonesia Jatim itu diikuti 36 organisasi masyarakat Islam, seperti Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah, dan Hizbut Tahrir.
Sebelum pawai dimulai dari Masjid Al-Falah Surabaya, tiap koordinator peserta mengimbau anggotanya agar tidak berbuat anarkis. "Ingat, kita bukan sweeping, melainkan pawai damai untuk mengingatkan kepada saudara kita akan datangnya bulan suci Ramadhan serta menghormatinya," ujar Sekretaris GUIB Jatim, M Yunus.
GUIB juga meminta agar penyelenggara tempat hiburan mematuhi ketentuan penutupan atau penghentian kegiatan operasionalnya selama Ramadhan hingga Idul Fitri sesuai Perda Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2008 Ayat 2 dan 3 tentang Kepariwisataan dan Keputusan Wali Kota Surabaya No 50/2002 tentang penertiban penggunaan tempat untuk perbuatan asusila selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri di Kota Surabaya.
Massa GUIB itu menyinggahi tempat karaoke Rasa Sayang di Jalan Diponegoro dan meminta pengelola menandatangani kesepakatan untuk menutup selama Ramadhan. Kemudian, mereka bergerak ke lokalisasi Dolly dan berhenti untuk memberikan tausiah di tengah-tengah gang Dolly.
GUIB kemudian meminta perwakilan mucikari untuk membacakan kesepakatan menutup wisma selama bulan Ramadhan. Setelah itu, massa bergerak lagi ke lokalisasi Kremil sambil sesekali meneriakkan takbir dan mengangkat bendera serta atribut yang mereka bawa.
Selama Pawai Damai Syiar Ramadhan, massa GUIB Jatim mendapat pengawalan dari Polrestabes Surabaya dan anggota tim Gegana Polda Jatim. (Sugiharto)
Sumber :
Share
Calon Pimpinan KPK Rekam Jejaknya ditelusuri Intelijen
JAKARTA, KOMPAS.com — Panitia seleksi calon pimpinan KPK akan menggunakan jasa intelijen dalam menelusuri rekam jejak para peserta seleksi calon pimpinan KPK. Wakil Ketua Pansel MH Ritonga menyampaikan hal tersebut di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Jakarta, Kamis (27/7/2011) malam.
Semakin mengecil jumlah peserta, investigasi lapangan semakin intensif. Kita gunakan unsur intelijen dari aparat.
Jasa intelijen, kata Ritonga, akan mulai digunakan setelah para peserta calon pimpinan KPK mengikuti ujian tahap tiga berupa profile assesment atau sebelum mengikuti ujian tahap empat berupa wawancara.
"Semakin mengecil jumlah peserta, investigsi lapangan semakin intensif. Kita gunakan unsur intelijen dari aparat," ujar Ritonga.
Hingga kini terdapat 17 orang peserta capim KPK yang tersisa. Mereka adalah peserta yang lolos dalam seleksi tahap kedua berupa penulisan makalah. Sebanyak 17 orang tersebut akan mengikuti tahap selanjutnya berupa profile assesment pada 2 Agustus.
Dari lima orang internal KPK yang ikut seleksi calon pimpinan ini, hanya dua orang yang lolos ke tahap berikutnya yaitu penasihat KPK Abdullah Hehamahua dan Direktur Pengawasan Internal KPK Handoyo Sudrajat. Tiga lainnya yakni Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja, dan Juru Bicara KPK Johan Budi dinyatakan gagal.
Terkait hasil seleksi tersebut, Ritonga mengatakan, rekam jejak peserta turut memengaruhi penilaian pansel. "Seleksi kali ini tidak hanya dari segi makalah, tetapi juga dari berbagai segi, hasil penelusuran, nilai-nilai mereka," katanya.
Semakin mengecil jumlah peserta, investigasi lapangan semakin intensif. Kita gunakan unsur intelijen dari aparat.
Jasa intelijen, kata Ritonga, akan mulai digunakan setelah para peserta calon pimpinan KPK mengikuti ujian tahap tiga berupa profile assesment atau sebelum mengikuti ujian tahap empat berupa wawancara.
"Semakin mengecil jumlah peserta, investigsi lapangan semakin intensif. Kita gunakan unsur intelijen dari aparat," ujar Ritonga.
Hingga kini terdapat 17 orang peserta capim KPK yang tersisa. Mereka adalah peserta yang lolos dalam seleksi tahap kedua berupa penulisan makalah. Sebanyak 17 orang tersebut akan mengikuti tahap selanjutnya berupa profile assesment pada 2 Agustus.
Dari lima orang internal KPK yang ikut seleksi calon pimpinan ini, hanya dua orang yang lolos ke tahap berikutnya yaitu penasihat KPK Abdullah Hehamahua dan Direktur Pengawasan Internal KPK Handoyo Sudrajat. Tiga lainnya yakni Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja, dan Juru Bicara KPK Johan Budi dinyatakan gagal.
Terkait hasil seleksi tersebut, Ritonga mengatakan, rekam jejak peserta turut memengaruhi penilaian pansel. "Seleksi kali ini tidak hanya dari segi makalah, tetapi juga dari berbagai segi, hasil penelusuran, nilai-nilai mereka," katanya.
Langganan:
Komentar (Atom)