Minggu, 18 September 2011

Tiga Polisi Bonyokin Pelajar SMA, Ortu tak Terima Laporin Polisi ke Polisi Minggu, 18 September 2011 19:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG-- Tiga oknum polisi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polrestabes Semarang oleh orang tua korban. Ketiganya diduga telah menganiaya seorang pelajar pada saat menggelar razia kendaraan bermotor.

"Penganiayaan terhadap anak saya yang bernama Zendi Asmoro Dwi Prasetyo (17) tersebut terjadi pada Jumat (16/9) pukul 22.35 WIB beberapa meter sebelum Mapolrestabes Semarang," kata Prayitno (39), di Semarang, Ahad.

Ia mengungkapkan, penganiayaan tersebut bermula saat anaknya yang mengendarai sepeda motor bersama beberapa temannya hendak menghindari razia kendaraan bermotor yang digelar jajaran Polrestabes Semarang.

"Saat akan berbalik arah, anak saya dikejar dan berhasil ditangkap oleh sejumlah polisi yang menghadangnya," ujar warga Jalan Dr Wahidin Semarang itu.

Ia mengatakan, setelah ditangkap, anaknya kemudian dipukul dengan tangan kosong dan gagang sapu, serta diinjak, tanpa berbicara sedikitpun.

Selain itu, katanya, anaknya yang masih berstatus pelajar kelas I SMK Antonius Semarang itu juga dihalang-halangi saat akan melaporkan penganiayaan tersebut ke Mapolrestabes Semarang oleh tiga oknum polisi yang menganiaya.

Menurut dia, akibat penganiayaan itu anaknya menderita luka pada bagian punggung, tangan, kaki, dan bibir. Dalam laporan resmi bernomor LP/1765/XI/2011/Jateng/Restabes itu, orang tua korban juga melampirkan surat visum dari rumah sakit yang merawat korban sebagai bukti telah terjadi penganiayaan.

"Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini, kalau anak saya salah itu bisa diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku, bukan dengan dianiaya seperti ini," kata orang tua korban yang mengaku tidak mengetahui identitas jelas ketiga oknum polisi yang menganiaya itu.

Terkait dengan laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga oknum polisi, Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Semarang, AKP Napitupulu yang dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan tersebut.

Redaktur: Stevy Maradona
Sumber: Antara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar