Kamis, 04 Agustus 2011

Gagal Bobol ATM, Gondol Uang Masjid

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BRI Cabang Paringin dirusak pencuri, Kamis (22/7/2011) malam. Namun pelaku gagal membawa uang yang ada di ATM.
    
Rupanya pelaku tak mau pulang dengan tangan hampa. Dia pun mengambil uang kotak wakaf Musala Al Mutaqqin. Kotak itu berada di depan pintu masuk ruang ATM, Jalan A Yani, lingkungan kantor cabang BRI Paringin.   
    
Humas Polres Balangan AKP Bismar Marpaung mengatakan, tidak ada satu peserpun uang di ATM yang hilang.
    
Dia yakin pelaku tidak sempat mengambil uang karena brankas di ATM tidak bisa dibongkar.
    
Namun untuk uang wakaf yang dibawa lari pelaku, dia tak bisa memastikan jumlahnya. "Kami kotak wakaf itu berisi uang ratusn ribu," kata Marpaung.
    
Marpaung mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui penjaga malam kantor BRI Cabang Paringin, Abdul Sani sekitar pukul  04.00 Wita.
    
Sani terkejut saat ia terbangun setelah istirahat di ruang depan kantor BRI Cabang Paringin melihat CCTV ruang ATM layarnya berwarna warna putih. Dia pun yakin ada yang tidak beres.
    
Sani yang malam itu piket sendirian lalu memeriksa ruang ATM yang berada disamping kiri kantor BRI Cabang Paringin.
    
Ia kaget saat pertama melihat kotak wakaf dalam keadaan terbuka. Keterkejutannya bertambah saat melihat salah dari dua ruang pintu ATM terbuka.
    
Yakin ada percobaan pembobolan ATM Sani pun langsung melapor ke kepolisi.
    
Menurut Marpaung, polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus itu. Selain itu polisi juga memeriksa permen karet yang menutupi CCTV di ruang ATM BRI Cabang Paringin. Diduga pelaku sengaja menutupi CCT itu agar aksinya tidak kelihatan.
    
Salah satu pimpinan BRI Paringin Syahrani menolak memberikan keterangan. "Tanya ke pihak yang berwenang saja," katanya singkat.
    
Salah satu warga sekitar Rusdin memperkirakan percobaan pembobolan itu terjadi  terjadi antara pukul 03.00 Wita hingga 04.00 Wita.
    
Terkait kotak wakaf yang uangnya dibawa pencuri Rusdin memperkirakan jumlahnya Rp 500 ribuan. Uang itu untuk operasional musala yang terletak di samping Kantor BRI Komplek 25 Kelurahan Paringin Kota.
    
"Biasanya kotak itu diletakan di depan ATM BRI dan tiap malam dibawa ke ruang ATM," kata Rusdin pemilik ponsel Bibil_09 yang kiosnya berada di seberang kantor BRI Cabang Paringin.

(arl/bpost online)

Pembobolan ATM BRI Paringin

- Kamis (21/7), petugas jaga BRI Cabang Paringin Abdul Sani heran melihat layar CCTV di ruangannya putih.
- Dia bergegas ke ruang ATM dan kaget melihat salah satu mesin ATM rusak
- Saat melakukan pemeriksaan dia melihat kotak amal masjid yang berada di depan pintu ruang ATM sudah terbuka dan uangnya raib
 
- Polisi yang tiba di lokasi kejadian menemukan permen karet    menempel pada layar di ruang mesin ATM. Diduga pelaku menempel  permen karet itu agar aksinya tak terlihat.  

Baca juga beritanya di harian Metro Banjar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar